Kunjungan Studi Banding Prodi Farmasi Universitas Adiwangsa Jambi ke Prodi Farmasi FMIPA UII
FMIPA UII —Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan studi banding dari Prodi Farmasi Universitas Adiwangsa Jambi pada 14 Januari 2026 di Ruang Auditorium Lt. 3 Gedung OSCE & PHEDU UII. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran informasi program studi farmasi di kampus yang sudah terakreditasi unggul, sehingga mahasiswa kami dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini bagaimana suasana perkuliahan serta sistem yang ada di dalamnya ungkap Ardi Mustakim, S.Pd., M.Pd., C.LI dosen pendamping kunjungan dari Prodi Farmasi Universitas Adiwangsa Jambi dalam kesempatan sambutan pembuka.
Setali tiga uang Ketua Program Studi Farmasi FMIPA UII Apt. M. Hatta Prabowo, Ph.D dalam sambutan Prodi Farmasi menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan ini karena menjadikan Farmasi UII sebagai rule pembelajaran bagi Prodi Farmasi Universitas Adiwangsa Jambi terlebih ada alumni Farmasi UII juga yang menjadi dosen di sana, ini menjadi bukti bahwa Farmasi UII dapat diterima dan membawa manfaat untuk pendidikan farmasi di Indonesia, pungkasnya.
Selanjutnya kegiatan kunjungan diisi Kuliah Perkembangan Nanoteknologi di Dunia Farmasi oleh Apt. Hannie Fitriani, M.Farm. Materi yang disampaikan mencakup perkembangan dan implementasi teknologi nano dalam sistem penghantaran obat modern (drug delivery system), konsep dan prinsip dasar nanoteknologi dalam pengembangan formula sediaan obat, serta keunggulan teknologi nano dan aplikasi riset dan pengembangan produk berbasis nano.
Dalam pemaparan, dijelaskan bahwa teknologi nano tidak hanya berfokus pada ukuran partikel yang sangat kecil (nano-scale), tetapi juga pada rekayasa sistem penghantaran obat yang mampu meningkatkan efektivitas terapi, menurunkan dosis yang dibutuhkan, serta meminimalkan efek samping. Pendekatan ini menjadi salah satu inovasi strategis dalam riset farmasi modern, baik untuk pengembangan obat herbal maupun sintetik.
Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga mampu mengintegrasikan inovasi teknologi nano dalam penelitian dan pengembangan produk farmasi berbasis bahan alam Indonesia. Kolaborasi antar institusi juga diharapkan dapat terus diperkuat guna mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.




