Posts

Ganjar Fadillah Raih Metrohm Young Chemist Award 2018

Ganjar Fadillah (27), dosen muda Program Studi D3 Analisis Kimia, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) meraih Metrohm Indonesia Young Chemist Award 2018. Ia berhasil menjadi juara pertama dan mengalahkan peserrta dari Universitas Indonesia (UI) dan profesional alumni UI.

Ganjar mendapatkan hadiah berupa piagam dan uang sebesar Rp 30 juta. Ganjar juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Kantor Pusat Metrohm di Swiss bersama dengan pemenang pertama dari berbagai negara.

“Senang mendapat award ini. Semoga ini bisa memotivasi diri sendiri untuk melakukan yang lebih baik lagi dan levelnya lebih tinggi,” kata Ganjar Fadillah kepada wartawan di Kampus FMIPA UII Yogyakarta, Senin (17/9/2018).

Dijelaskan Ganjar, dirinya tertarik untuk mengikuti kompetisi ini karena temanya sangat berkaitan dengan penelitiannya. Kemudian Ganjar mengirimkan summary ke Metrohm Indonesia untuk dilombakan. Ternyata Ganjar mendapat panggilan dan diminta untuk memaparkan hasil penelitian di hadapan juri, Jumat (14/9/2018) lalu.

Juri, kata Ganjar, ada lima yaitu sales, marketing, kepala Metrohm, dan tim laboratorium. Ganjar mempresentasikan hasil penelitiannya tentang ‘Pengembangan Sensor Kimia Berbasis Polimer Bercetakan Molekul untuk Analisis Antioksidan BHA pada Sampel Pangan.’

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan Butil Hidroksi Anisol (BHA) merupakan senyawa aditif yang banyak ditemukan pada produk-produk pangan. Senyawa ini mudah mengalami oksidasi seperti minyak goreng dan mentega.

Penggunaan senyawa ini dalam konsentrasi yang besar dapat mengakibatkan efek karsinogenik sehingga analisis senyawa ini sangat penting. Analisis senyawa ini dapat dilakukan dengan metode elektrokimia seperti voltammetri. Namun untuk meningkatkan tingkat sensitivitas dalam analisis senyawa tersebut diperlukan suatu modifikasi polimer bercetakan molekul di permukaan elektroda.

“Pada penelitian ini, modifikasi tersebut menunjukan kinerja yang baik dengan limit deteksi pengukuran sebesar 0,94 μM dan hasil analisis menujukan hasil yang tidak jauh berbeda dengan metode pembanding seperti HPLC (High Performance Liquid Chromatography,red),” kata Ganjar.

Metrohm Young Chemist Award 2018 merupakan salah satu agenda yang diadakan Perusahaan Metrohm yang bertepatan dengan peringatan 75 tahun. Metrohm didirikan oleh Bertold Suhner, seorang ilmuan muda dan cerdas. Beberapa tema yang diangkat dalam kegiatan ini antara lain elektrokimia, spektroskopi, titrasi dan ion kromatografi.

 

(red: Hery Purwata)

Prodi D3 Analisis Kimia FMIPA UII Selenggarakan Pelatihan Pengujian Kimia Bagi Guru SMK

Prodi D3 Analisis Kimia menyelenggarakan pelatihan pengujian kimia bagi guru bidang keahlian Analis Kimia SMK N 2 Depok dan SMK N 1 Cangkringan pada 5 – 7 April 2018.  Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka implementasi kerjasama dalam upaya peningkatan Read more

FMIPA UII Gelar Kerjasama Dengan MGMP Kimia Kota Madiun

Pada pekan ini, bertambah bukti nyata FMIPA UII dalam memberikan aksi sinergitas bersama guru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Kamis, tanggal 22 Februari 2018, FMIPA UII yang diwakilkan oleh Bapak Thorikul Huda, M.Sc., selaku Ketua Program Studi DIII Analisis Kimia UII menandatangani MoU kerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP) Kimia Kota Madiun yang diketuai oleh Bapak Daroini, M.Pd berlokasi di SMA Negeri 5 Madiun. Kerjasama ini meliputi Tri Dharma Universitas yaitu meliputi bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian. Kegiatan ini disaksikan oleh anggota MGMP yaitu guru-guru Kimia seluruh Kota Madiun meliputi SMA Negeri 1 Madiun, SMA Negeri 2 Madiun, SMA Negeri 3 Madiun, SMA Negeri 4 Madiun, SMA Negeri 5 Madiun, SMA Negeri 6 Madiun, SMA ST Bonaventura Madiun, SMA Taman Madya Madiun, SMK Kimia Madiun, SMK Gula Rajawali Madiun, dan SMK Gamaliel Madiun. Pada sambutan pembuka yang dilakukan oleh Bapak Mahfud Efendi, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Madiun menyatakan guru memiliki fungsi mendidik siswanya agara dapat menghadapi tantangan yang dihadapi, guru harus bisa merespon perkembangan zaman, aktif meningkatkan potensi diri sehingga dapat memberikan perubahan yang positif kepada siswa.

Penandatanganan MoU ini dibarengi dengan kegiatan implementasi kerjasama berupa Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Camtasia oleh Bapak Thorikul Huda, M.Sc. Pada pemaparannya, Bapak Thorikul Huda, M.Sc menyampaikan bahwa generasi sekarang merupakan era revolusi industri 4.0 yang menekankan pada pola digital,artificial intelligence, big data, robotic atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Di era ini, pengajaran dituntut untuk berubah menjadi virtual, dimana siswa-siswanya dapat mempelajari kembali setiap penjelasan guru setiap saat, kapan pun, walau tidak ada guru sekalipun. Oleh karena itu, perlu dihadirkan suatu media pembelajaran yang dapat diakses siswa-siswanya secara global, yang dalam pelatihan ini diartikan dalam bentuk video yang dapat diputar ulang oleh siswa kapanpun dan dmanapun dengan smartphone mereka. Pembuatan video pembelajaran terkadang terkendala pada pembuatan yang rumit dan lama sehingga jarang dgunakan tetapi Camtasia merupakan salah satu program membuat video pembelajaran yang sangat mudah. Hal ini dikarenakan media yang digunakan sangat familier digunakan di kalangan pendidik yaitu PowerPoint. Camtasia dapat merubah file presentasi menjadi video yang dapat ditambah dengan audio dan video dari guru, sehingga video yang dihasilkan memiliki perwujudan pembelajaran di dalam kelas. Selain itu, Camtasia juga dapat merekam langkah-langkah yang dilakukan di dalam komputer dalam wujud video salah satunya membuat video tutorial pembuatan struktur kimia dengan ChemDraw. Fitur edit video yang juga terdapat pada Camtasia, dapat memudahkan guru untuk menambahkan video lain atau mengganti dan menambahkan audio yang ada.

Pada akhir acara, bapak Daroini, M.Pd. menyatakan bahwa kegiatan semacam ini dibutuhkan oleh anggota MGMP sebagai ajang berkumpul dan sharing guru sehingga dapat berdiskusi permaslahan-permasalahan yang ada beserta solusinya bersama. Selain itu, Bapak Daroini juga berharap MoU ini merupakan langkah awal dari rentetan agenda-agenda lainnya antara UII dan MGMP Kimia Kota Madiun yang dapat memberikan manfaat untuk semua pihak khususnya dalam hal memajukan pendidikan di Indonesia

Prodi D3 Analisis Kimia FMIPA UII Latih Siswa SMK

Program Studi D III Analisis Kimia, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) memberi Pelatihan Instrumentasi Pengujian Kimia bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pelatihan yang diberikan kepada SMKN 2 Depok dan SMKN 1 Read more