Mahasiswa Internasional Farmasi UII Lakukan Kampanye Cek KLIK BPOM di SMPN 4 Pakem

FMIPA UII — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan di kalangan remaja, Mahasiswa Program Internasional Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan kampanye edukasi kesehatan di SMPN 4 Pakem, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 Rabiul Akhir 1447H/17 Desember 2025. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang cara memilih kosmetik yang aman dan menghindari bahaya kosmetik ilegal.

Dalam kegiatan kali ini Mahasiswa dari empat negara, yaitu Indonesia, Pakistan, Yaman, dan Afganistan, berpartisipasi dalam kampanye ini. Mereka menggunakan kurikulum mata kuliah Promosi Kesehatan yang diampu oleh Romo Sukir Satrija Djati sebagai landasan utama dalam merancang program edukasi kesehatan.Mahasiswa menggunakan teknik storytelling untuk menyederhanakan terminologi farmasi yang kaku menjadi informasi yang atraktif bagi siswa sekolah menengah. Mereka juga mengajarkan siswa tentang cara memeriksa kosmetik yang aman dengan menggunakan langkah Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa) dari BPOM RI.

Sekitar 250 siswa terlibat aktif dalam kegiatan mulai dari sesi kuis dan ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa. Mereka menunjukkan antusiasme dan keseriusan dalam memahami materi yang disampaikan. Abidullah Adel, mahasiswa asal Afganistan, merasa terkesan dengan keterbukaan siswa di Indonesia dalam menerima informasi baru. Senada dengan itu, Khush Shoukat dari Pakistan dan Zinab Abdullah dari Yaman mengungkapkan bahwa praktik lapangan ini memberikan kepuasan profesional yang berbeda dibandingkan hanya belajar di ruang kelas. Menurut mereka, mampu mengubah cara pandang remaja tentang keamanan kosmetik adalah pencapaian nyata sebagai calon tenaga kesehatan 

Sementara itu apresiasi yang besar disampaikan pihak SMPN 4 Pakem, Melalui Megeng Anung Wasana, selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan menilai bahwa paparan dari mahasiswa internasional memberikan inspirasi dan wawasan baru yang luas bagi para siswa. Dengan adanya kampanye ini, diharapkan siswa dapat menjadi lebih bijak dalam memilih kosmetik yang aman dan menghindari bahaya kosmetik ilegal. Mahasiswa juga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang dan melaksanakan program edukasi kesehatan yang efektif.