Sabtu, 2 November 2019 bertempat di Aula SMAN 1 Pamekasan Pulau Madura Jawa Timur, Jurusan Kimia FMIPA UII mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut diawali dengan  dengan penandantanganan kerjasama antara FMIPA UII dengan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Pamekasan. Penandatangan dilakukan oleh Dekan FMIPA UII dengan Ketua MGMP Kimia Kabupaten Pamekasan. Acara yang dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 tersebut dibuka secara langsung oleh Slamet Goestiantoko, M.Si. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Pamekasan . Dalam sambutannya Slamet Goestiantoko berharap agar guru-guru kimia dapat mengaplikasikan ilmunya yang akan disampaikan oleh dosen-dosen dari Jurusan Kimia FMIPA UII.

Selesai penandatanganan kerjasama selanjutnya disampaikan pelatihan untuk guru-guru kimia dengan materi pengenalan pendidikan kimia di perguruan tinggi, aplikasi pengajaran humanis dan rekreatif, dan metode pengambilan minyak atsiri. Menurut Prof. Riyanto strategi dalam menyampaikan materi kimia diawal perlu dikenalkan tentang aplikasi kimia terlebih dahulu sehingga siswa akan senang mengikuti pelajaran kimia. Contoh aplikasi ilmu kimia diantaranya adalah pemurnian kimia sehingga bangsa Indonesia tidak perlu lagi impor dari Negara lain. “Fakta saat ini Indonesia masih impor garam, padahal pulau Madura merupakan penghasil garam terbanyak di Indonesia”, ungkap Prof. Riyanto.  Factor utama yang menyebabkan Indonesia masih impor garam karena kualitas garam di Indonesia masih sangat rendah. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas produksi garam-garam di Indonesia termasuk produksi garam di Madura, sehingga guru-guru kimia harus mampu mentransformasikan tentang pemurnian garam.

Selain itu juga Prof. Riyanto juga banyak mengenalkan fasilitas yang digunakan untuk praktikum maupun penelitian dosen dan mahasiswa di Jurusan Kimia FMIPA UII. Beberapa perlatan yang dikenalkan diantarannya adalah GC-MS, SEM-EDX, HPLC, FTIR, spektrofotometer UV-Vis, AAS dan lain-lain. Diakhir pengenalannya Prof. Riyanto menyampaikan metode penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam Indonesia. Materi kedua dan ketiga disampaikan oleh Dr. Dwiarso Rubiyanto dan Krisna Merdekawati, M.Pd yang masing-masing adalah Ketua Prodi S1 Kimia dan Prodi Pendidikan Kimia FMIPA UII.