Berdasarkan Surat Keputusan Dekan FMIPA NOMOR : 9/SK-DEK/FMIPA/II/2021 telah diputuskan penerima Beasiswa Apresiasi Prestasi Semester Genap Tahun Akademik 2020-2021.

Daftar nama penerima beasiswa adalah:

No
Nama Mahasiswa
NIM
1
Naila Faricha Fitri
20614035
2
Nury Mutiara Firdaus
20614024
3
Riza Lutfi Kustiawan
17613080
4
Mumtaz Safhira Ramadhani
17613085
5
A’inun Na’im
19612074
6
Try Nur Arisky
18612101
7
Khoirunisa
18612122
8
Vony Hanna Retnaning Peny
20231004
9
Qonita Azka Winanda
19231066
10
Riskayati
20231057

Download pengumuman resmi

Isian data Penerima Beasiswa (Penerima beasiswa harus mengisi data terakhir tanggal  2 Maret 2021)

Selasa, 23 Februari 2021 tim auditor Lembaga Audit Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan audit Aktivitas dan Realisasi Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) tahun buku 2020 bagi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Pembukaan dilaksanakan secara daring melalui media zoom meeting. Pembukaan Audit dihadiri oleh Pimpinan Fakultas, tim auditor dan auditi dari pengurus Jurusan dan Program Studi di lingkungan FMIPA UII. Sementara proses Audit Aktivitas dan Realisasi RKAT di semua unit Fakultas MIPA UII dilaksanakan selama tiga hari sampai hari Kamis, 25 Februari 2021.

Prof. Riyanto, M.Si.,Ph.D. selaku Dekan FMIPA UII menyampaikan bahwa proses Audit RKAT dilakukan sebagai bentuk penjaminan mutu yang merupakan upaya untuk melihat apa yang sudah baik dilaksanakan dan perlu dipertahankan serta apa yang belum terlaksana dan perlu diperbaiki. Mengingat kondisi tahun 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19 sehingga di Fakultas MIPA pun mengalami penyesuaian yang mengakibatkan banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan kondisi pada saat itu. Maka diharapkan dari tim auditor memaklumi terkait adanya perubahan tersebut dan dapat menjadi pertimbangan dalam proses evaluasinya.

Kepala Lembaga Audit Yayasan Badan Wakaf UII Drs. Arif Bachtiar, MSA, Ak., CA, SAS. menyampaikan bahwa tujuan audit ini dilakukan untuk mengukur ketercapaian hasil kerja dan realisasi anggaran yang terdapat dalam RKAT yang telah disusun secara mandiri. Proses audit ini tidak hanya menilai, namun juga meninjau dan memperbaiki kekurangan dengan melihat aktivitas dengan serapan anggaran untuk penilaian keterselesaian terhadap laporan keuangan yang dibuktikan dengan hasil kegiatannya. 

Drs. Aris Nurherwening, MM., CFrA. sebagai perwakilan dari auditor menyampaikan hal yang sama terkait tujuan dilaksanakan audit yaitu untuk mengukur ketercapaian hasil kerja dan realisasi anggaran yang terdapat dalam RKAT. Sehingga perlu diadakan audit ini untuk mengetahui kinerja organisasi, sebagai upaya mengembangkan sistem pertanggungjawaban organisasi, serta untuk membangun good governance di lingkungan organisasi. 

Drs. Aris Nurherwening, MM., CFrA. juga menambahkan terkait maksud dan tujuan dari audit ini yaitu untuk memperoleh gambaran permasalahan dan hambatan kegiatan organisasi yang kinerjanya kurang baik. Serta untuk mengembangkan solusi perbaikan kinerja, memberikan masukan yang bersifat konstruktif dalam upaya peningkatan kinerja. Audit ini juga dapat memberikan informasi komprehensif kepada pimpinan sebagai bahan pengambilan keputusan serta untuk memperoleh gambaran perbandingan kinerja yang sejenis dari tiap unit organisasi.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) melaksanakan acara Pelepasan Wisudawan/Wati dan Seminar Persiapan Karir pada Senin, 22 Februari 2021 secara daring. Kali ini FMIPA UII melepas 117 calon wisudawan, yang terdiri dari Prodi Statistika 31 mahasiswa, Prodi Kimia 28 mahasiswa, Prodi Farmasi 37 mahasiswa, Prodi Pendidikan Kimia 10 mahasiswa dan Prodi DIII Analisis Kimia 11 mahasiswa.  

Dalam sambutannya Dekan Fakultas MIPA UII Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D menyampaikan untuk selalu menjaga iman, amal dan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta selalu melakukan continous improvement. Wisuda bukan akhir dari segalanya, belajar harus dilakukan terus menerus sepanjang hidup sampai akhir hayat. Serta harus selalu mendoakan orang tua dan meminta doa dan ridho orang tua supaya perjalanan dalam menggapai cita  dimudahkan oleh Allah SWT.

Sebelum seminar karir, terlebih dahulu diisi materi dari DPKA UII, Annisa Miranty, S.Psi., M.Psi. yang menjelaskan terkait wisudawan yang telah menyelesaikan studinya harus mempersiapkan diri sebagai future leader untuk menghadapi Industri 4.0. Beliau juga menyampaikan bagaimana menjadi seseorang yang berlaku adil, amar ma’ruf nahi munkar sehingga sebagai manusia bisa menjadi suri tauladan bagi sesama. Ibu Annisa pun menyampaikan bahwa DPKA UII memiliki beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh alumni untuk pengembangan karir serta career counseling. 

Seminar persiapan karir pada kali ini diisi oleh alumni UII yaitu Apt. Cahyono Suryo Dewo, S.Farm. Dengan tema Keep Survive On Unpredictable Life beliau menyampaikan tentang sebuah teori tentang ketidakpastian yang dikenal dengan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Bahwa dalam hidup banyak yang tidak pasti, tidak tetap atau berubah-ubah, kompleks, dan ambigu atau menimbulkan keraguan. Seperti contohnya pada perusahaan-perusahaan besar yang dulu berjaya tiba-tiba menjadi bangkrut karena tergeser perkembangan dan inovasi yang lebih baru. Situasi pandemi juga merupakan salah satu contoh dari ketidakpastian. Banyak pekerja yang tiba-tiba dipecat sehingga meningkatkan jumlah pengangguran. Untuk itu, kita sebagai pemuda yang masih mampu untuk berpikir, terus belajar dan menciptakan inovasi-inovasi baru harus selalu siap untuk bersaing di dunia kerja.

Mempersiapkan kondisi tersebut Dewo menyampaikan pentingnya Growth Mindset sebagai bekal utama. Dengan adanya growth mindset kita dapat selalu berpikir positif dan memaknai kegagalan sebagai tantangan untuk terus belajar dan mencoba lagi sampai berhasil. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk sukses dalam meniti karir kita harus menetapkan tujuan dan fokus terhadap hal yang ingin dituju. Serta menerapkan prinsip Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaborasi. 

Diketahui pada pelaksanaan pelepasan kali ini, dari Program Studi Statistika peraih Indeks Prestasi tertinggi periode II diraih oleh Aisyah Ummi Mu’minin mendapatkan IPK 3,77 sedangkan periode III didapatkan oleh Safira Khoirunnisa dengan IPK 3,91. Untuk Prodi Kimia Periode II didapatkan oleh Yanti Apriani dengan IPK 3,70 sedangkan untuk periode III diraih oleh Renaldi Daffa Hutama dengan IPK 3,87. Lulusan terbaik dari prodi Pendidikan Kimia periode II diraih oleh Nisrina Zahira Putri Irawan mendapatkan IPK 3,97 dan periode III didapatkan oleh  Fatma Agustina dengan IPK 3,95. Lulusan dari prodi DIII Analisis Kimia indeks prestasi tertinggi periode II diraih oleh Fensa Alifia Hasna dengan IPK 3,94 dan periode III didapatkan oleh Yuliana Pitri dengan IPK 3,82.

Jumat, 12 Februari 2021 Fakultas MIPA UII menyelenggarakan kegiatan Klinik PKM FMIPA UII 2021 secara daring menggunakan media Zoom Meeting. Klinik PKM FMIPA UII 2021 merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk bedah Buku Pedoman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk Tahun Pendanaan 2021 dan juga penjelasan teknik upload proposal PKM di sistem UII ataupun Simbelmawa. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas MIPA yaitu Prof. Riyanto, Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa tahun lalu atau tahun 2020 FMIPA UII memperoleh juara 1 di UII atau fakultas dengan jumlah proposal terbanyak yang memperoleh pendanaan PKM 2020. Sehingga diharapkan acara ini dapat berjalan efektif dan dapat membantu mahasiswa dalam penulisan proposal PKM 2021. Serta diharapkan pada tahun ini pula FMIPA UII memperoleh juara 1 setidaknya di UII dengan proposal terbanyak yang menerima pendanaan PKM Tahun 2021. 

Bedah Buku Pedoman PKM Tahun Pendanaan 2021 disampaikan oleh Dr. apt. Lutfi Chabib, M.Sc. beliau merupakan Dosen Farmasi FMIPA UII sekaligus Reviewer PKM Nasional. Beliau menjelaskan terkait jenis PKM pada tahun 2021, segala ketentuan penulisan proposal sesuai jenis PKM nya, serta trik menulis proposal PKM yang baik. Untuk teknik upload proposal ke sistem UII dan Simbelmawa dijelaskan oleh M. Awfar Iskar mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UII selaku perwakilan dari Tim PKM Corner UII. Penyampaian materi dari kedua narasumber memperoleh respon yang baik dari peserta. Banyak peserta yang antusias serta menanyakan beberapa pertanyaan untuk kedua narasumber pada sesi diskusi. 

Kegiatan Klinik PKM FMIPA UII 2021 berjalan dengan lancar dan panitia memfasilitasi mahasiswa untuk upload proposal di FMIPA untuk selanjutnya di review kelengkapan administrasinya sebelum di upload di sistem UII serta Simbelmawa.

Selasa, 9 Februari 2021 International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) atau Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan mengundang para ilmuwan dan mahasiswa di seluruh dunia untuk bergabung dalam 3rd Global Women’s Breakfast (#GWB2021). Semua jenis organisasi, misalnya, universitas, perusahaan, perkumpulan kimia nasional, laboratorium pemerintah, dan organisasi ilmiah lainnya, serta kelompok ahli kimia individu, diundang untuk berpartisipasi baik secara virtual atau secara langsung (sesuai pedoman keselamatan COVID-19 setempat). 

Sejak tahun 2019 hingga saat ini, Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII ditunjuk IUPAC sebagai salah satu titik penyelenggaraan Global Women’s Breakfast yang dilakukan secara serentak di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Global Women’s Breakfast 2021 di Fakultas MIPA UII diawali dengan agenda sarapan dengan Panti asuhan Putri Muhammadiyah Pakem Yogyakarta. Lalu dilanjutkan dengan seminar yang dilaksanakan secara daring menggunakan media zoom meeting dan live youtube. Dari tema Global “Empowering Diversity in Science” UII mengambil topik terkait “Kontribusi Kimia Bahan Alam pada Kesehatan dan Pangan Fungsional” dengan narasumber Ibu Sri Fatmawati, S.Si.,M.Sc.,Ph.D. Beliau merupakan Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Presiden Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia.

Acara dibuka dengan sambutan Prof. Dr. Is Fatimah, M.Si. selaku Ketua Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII. Beliau mengatakan, kegiatan ini terdiri dari sarapan dan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi ilmiah. Sarapan pertama dimulai di Selandia Baru yang berakhir di Hawaii. Sedangkan di Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII diselenggarakan pukul 08.00 WIB. Dikatakan, saat ini peran ilmuwan perempuan sangat diperlukan dalam perkembangan sains dan teknologi. 

Sementara Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T.,M.Sc.,Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan, saat ini perempuan mewakili hampir separuh penduduk bumi. Meskipun demikian, berbagai sumber menunjukkan bahwa perempuan tidak mempunyai akses yang serupa dengan mitranya, laki-laki. Perempuan dianggap terpinggirkan di banyak konteks, termasuk politik, ekonomi, dan sains. Sebagai contoh, data dari Institute for Statistics UNESCO pada 2019, rata-rata proporsi perempuan periset di seluruh dunia hanya 29,3%. Tentu, terdapat perbedaan antar kawasan, negara, dan disiplin. Sehingga agenda tahun ini dilaksanakan untuk mendukung wanita tetap berkontribusi dalam segala bidang keilmuan terkhusus sains dan teknologi. 

Materi yang disampaikan oleh Ibu Sri Fatmawati, S.Si.,M.Sc.,Ph.D. terkait pentingnya kimia bahan alam dalam kehidupan, contoh sumber bahan alam, serta pemanfaatannya dalam bidang kesehatan dan pangan fungsional disambut antusias oleh peserta. Di akhir penyampaian ditutup dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber. 

“Pemanfaatan bahan alam jika dilakukan dengan optimal dan sesuai dengan takaran atau kebutuhan maka akan memberikan manfaat yang luar biasa dan tidak akan membahayakan kesehatan.” kata Sri Fatmawati, Ph.D.

KETENTUAN UMUM

  1. Mahasiswa calon/penerima beasiswa adalah mahasiswa dengan status aktif yang kuliah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia.
  2. Mahasiswa calon/penerima beasiswa adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.
  3. Jenjang S1 paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
  4. Jenjang Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.

WAKTU

Beasiswa Fakultas MIPA UII diberikan kepada mahasiswa aktif pada periode semester Genap Tahun Akademik 2020-2021

ALOKASI

  1. Kuota calon penerima pada setiap Program Studi masing-masing sebanyak 2 (dua) orang mahasiswa.
  2. Besarnya dana yang diberikan untuk masing-masing mahasiswa sebesar Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah).

PROSEDUR PENGAJUAN BEASISWA

1. Mahasiswa yang mengajukan beasiswa wajib mengisi formulir pendaftaran beasiswa melalui link http://bit.ly/beasiswaAP21

2. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, mengajukan permohonan tertulis kepada Dekan Fakultas MIPA UII untuk mendapatkan Beasiswa Apresiasi Prestasi dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

  • Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  • Kartu Rencana Studi semester berjalan (Key-in semester Genap)
  • Fotokopi bukti prestasi tingkat nasional dan atau internasional untuk satu tahun terakhir yang belum pernah memperoleh penghargaan apresiasi prestasi di Universitas Islam Indonesia
  • Transkrip nilai atau Kartu Hasil Studi (KHS) pada semester sebelumnya yang telah ditandatangi oleh Dosen Pembimbing Akademik dan Ketua Program Studi
  • Rekomendasi dari Ketua Program Studi

3. Maksimal ukuran file yang diunggah adalah 10 MB

4. Penetapan penerima beasiswa akan ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Dekan Fakultas MIPA UII

TANGGAL PENTING

NO TANGGAL KETERANGAN
1 8 – 15 Februari 2021 Pengumuman Penerimaan Beasiswa Fakultas MIPA UII
2 16 – 23 Februari 2021 Pengumpulan Berkas Calon Penerima Beasiswa
3 24 Februari 2021 Penetapan Peraih Beasiswa
4 26 Februari 2021 Pengumuman

 

Download pengumuman resmi

Download formulir surat permohonan Dekan 

Download surat rekomendasi Ketua Program Studi

Kamis, 28 Januari 2021 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UII dengan Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Tracer Study dan Survei Kepuasan Pengguna. Rapat tersebut diadakan secara daring melalui media zoom meeting dan dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, beberapa perwakilan dari Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA UII), serta pimpinan dari Fakultas MIPA UII.

Rapat yang dimulai pada pukul 09.00 itu membahas terkait gambaran kerjasama, timeline tracer, serta instrumen dan target jumlah responden tracer study tahun 2021. Tracer Study UII merupakan sebuah studi penelusuran alumni dalam rangka memperoleh umpan balik guna mengevaluasi hasil dari proses pendidikan tinggi yang diselenggarakan UII untuk melakukan penyempurnaan sekaligus penjaminan kualitas UII sebagai lembaga pendidikan tinggi.

Tracer Study juga bermanfaat dalam menyediakan berbagai informasi penting terkait relevansi kurikulum pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan industri, serta memberikan informasi bagi para pemangku kepentingan (Civitas Akademika, Dunia Usaha dan Industri, Alumni, Mahasiswa, Orang Tua Mahasiswa, masyarakat luas, serta calon Mahasiswa). Manfaat yang tidak kalah penting lainnya adalah sebagai kelengkapan persyaratan dan pendukung proses Akreditasi dan Pemeringkatan UII, baik pada level Nasional maupun Internasional.

Bapak Abdurrahman Al-Faqiih SELAKU PERWAKILAN DARI DPKA UII menyampaikan bahwa target responden Tracer Study 2021 ini yaitu sejumlah 5604 lulusan tahun 2019 lengkap dari strata diploma, sarjana, profesi, magister, dan doktor . Sehingga partisipasi seluruh lulusan UII tahun 2019 sangat diharapkan untuk turut serta berkontribusi dalam pengembangan UII di masa depan.

Fakultas MIPA merupakan fakultas yang seringkali banyak menyumbangkan raihan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di UII untuk setiap tahunnya. Tercatat di tahun 2020 sebanyak 29 usulan proposal PKM yang memperoleh pendanaan dari Kemendikbud dan ada 6 tim yang lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasioanl (PIMNAS) yang diselenggarakan di UGM secara daring. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan untuk Fakultas MIPA karena pada tahun 2019 tidak ada satu tim yang lolos PIMNAS. Prestasi yang diraih oleh mahasiswa Fakultas MIPA terdapat 2 tim yang meraih juara favorit.

Upaya Fakultas MIPA untuk meningkatkan jumlah prestasi di ajang PIMNAS maka pada hari Senin (21/12/20) menyelenggarakan acara Refreshing PKM dengan menghadirkan Rudy Syahputra, Ph.D yang saat ini sebagai salah satu reviewer PKM nasional. Acara tersebut dibuka oleh Prof. Riyanto selaku Dekan Fakultas MIPA. Dalam sambutannya Riyanto memberikan gambaran terkait dengan judul-judul proposal yang lolos pendanaan diantaranya adalah memiliki content yang bagus dan memiliki global impact. Topik yang dikembangkan untuk pembuatan proposal PKM dan berpotensi untuk lolos pendanaan diantaranya terkait dengan lingkungan misalnya tentang Waste Treatment, renewable energy, dan climate change.

Riyanto juga menambahkan untuk mahasiswa Prodi Farmasi dapat membuat proposal PKM dengan tema yang sedang actual saat ini seperti masalah penanganan Covid-19, sensor untuk deteksi Covid-19 maupun alternative yang terkair dengan corona viruses. Mahasiswa Prodi Statistika masih sangat relevan mengembangkan tema penelitian yang berhubungan dengan big data. Usai sambutan dari Riyanto langsung dilanjutkan penyampaian materi oleh Rudy Syaputra.

Pada Kesempatan tersebut Rudy menyampaikan review hasil PIMNAS 2020 termasuk jumlah proposal yang lolos pendanaan dari Kemendikbud. Menurut Rudy sebanyak 64.786 proposal yang didanai dan sebagian besar merupakan PKM 5 bidang dengan jumlah proposal mencapai 57.723. Pelaksanaan PKM tahun 2021 diprediksi masih dilakukan secara daring dengan melihat kondisi yang belum bisa lepas dari Pandemi Covid-19. Rudy sangat mewanti-wanti kepada mahasiswa yang mengajukan usulan proposal PKM untuk benar-benar memperhatikan dari sisi administrasi, karena screening awal dilihat dari kesesuaian penulisan dengan pedoman.

Acara yang berlangung sejak jam 13.00 tersebut juga menghadirkan 2 orang mahasiswa yaitu DityaDeska Ramadhan dan Muhammad Sarkawi yang berhasil lolos PIMNAS 2020 dan memperoleh pernghargaan sebagai juara favorit. Keduanya menceritkan pengalaman dan strategi untuk dapat tembus PIMNAS.

Tepat di Hari Sabtu (19/12/20) Fakultas MIPA mengadakan kegiatan Sarasehan Alumni untuk semua pengurus dan alumni di masing-masing prodi. Acara yang dibuka secara langsung oleh Prof. Riyanto selaku Dekan FMIPA tersebut dimulai pada pukul 09.00 secara daring. Kegiatan tersebut menghadirkan Pengurus DPP IKA UII dan DPW IKA UII DIY serta seluruh Ketua IKA Prodi. Kurang lebih ada 60 peserta yang hadir dalam acara sarasehan yang diketua oleh Apt. Hady Anshory, M.Sc. yang saat ini sebagai dosen di Jurusan Farmasi sekaligus Alumni FMIPA angkatan masuk 1999. Hadir Elsa Faiz, S.H., M.H selaku Direktur Eksekutif DPP dan Totok Purwanto, S.H yang mewakili DPW DIY.

Riyanto dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan sarasehan tersebut dan berharap agar alumni dari Fakultas MIPA yang saat ini jumlahnya sudah lebih dari 7000 untuk berkiprah atau aktif di kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP ataupun DPW IKA yang ada di setiap daerah. Dekan Fakultas MIPA yang dikenal sangat perhatian terhadap alumni tersebut juga menyampaikan beberapa dicapaian Fakultas MIPA sekaligus rencana pengembangan ditahun 2021. “FMIPA rencana akan mendirikan prodi S3 Kimia, S2 Statistika dan dalam waktu dekan Insya Allah akan segera menerima mahasiswa untuk Prodi S2 Farmasi”, ungkap Riyanto. Selain itu juga di FMIPA UII juga sudah ada Prodi S2 Kimia yang menerima calon mahasiswa pada setiap semester.

Usai sambutan Riyanto dilanjutkan dengan pemaparan dari Elsa Faiz dengan Tema Membangun Sinergisitas antara IKA UII dengan IKA Prodi. Di awal penyampaian materinya Elsa terlebih dahulu mengutip pernyataan dari dua pendiri UII yaitu Dr. Mohammad Roem dan KH. Mohammad Natsir. Menurutnya bahwa M. Roem pernah menyatakan “Orang yang hidup untuk dirinya sendiri, ia akan hidup kecil dan mati sebagai orang kecil. Orang yang hidup untuk ummatnya, ia akan hidup mulia dan besar serta tidak akan pernah mati kebaikannya”, sedangkan M. Natzir menyebutkan “Tokoh-tokoh Islam di masa lampau seperti Al-Ghazali, Al-Farabi, Ibnu Sina dll telah berpulang meninggalkan pusaka yang sedang menantikan ahli-ahli waris yang lebih dekat, yakni pemuda-pemuda Islam yang menaruh himmah dan bercita-cita tinggi. Dari kedua pernyataan tokoh pendiri UII diharapkan dapat menguatkan alumni UII khususnya Fakultas MIPA untuk tetap membangun kebersamaan melalui ikatan keluarga alumni dengan tetap mengedepankan nilai-nilai Keislaman.

Capaian DPP IKA UII menurut Elsa diantaranya adalah KTA Co-Brand kerjasama dengan Bank Mandiri, pembentukan DPW dibeberapa daerah dan Aksi Kemanusiaan Melawan Covid-19. Khusus untuk aksi kemanusiaan melawan Covid-19 beberapa kegiatan yang sudah dijalankan diantaranya Penyaluran APD Ke 65 Rumah Sakit Yang tersebar di seluruh provinsi, bantuan sembako di 6 Provinsi yang terdampak secara ekonomi, yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Lampung, Sumatera utara dan Sulawesi Tenggara dan bantuan Uang Tunai Ke Para ustadz dan Marbot Masjid . Diakhir presentasinya Elsa menyampaikan rencana program dari pengurus DPP IKA UII dengan harapan alumni FMIPA kedepan juga banyak yang aktif di kegiatan-kegiatan yang dirancang oleh DPP IKA UII.

Desember 2020 merupakan bulan yang membahagiakan bagi Fakultas MIPA UII karena ada lima Prodi yang memperoleh bantuan akreditasi internasional dari Kemendikbud untuk tahun anggaran 2021. Kelima prodi tersebut terbagi menjadi dua klaster dimana klaster pertama untuk Prodi Statistika dan yang kedua terdiri dari Farmasi, D3 Analisis Kimia, Pendidikan Kimia dan S2 Kimia. Bantuan tersebut diperoleh dari usulan hibah yang diajukan oleh Fakultas MIPA dan merupakan kelanjutan dari hibah dari tahun 2020 dimana Fakultas MIPA juga memperolehnya.

 Pengumuman diperolehnya bantuan akreditasi internasional tersebut tertuang di dalam surat Kemendikbud nomor 4350/E2/AK/2020 yang ditandatangani oleh Aris Junaidi selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan tertanggal 13 Desember 2020. Usai mendapatkan informasi telah lolosnya seleksi proposal Bantuan Program Fasilitasi Akreditasi Internasional Program Studi Tahun 2021, Prof. Riyanto selaku Dekan langsung melakukan koordinasi dengan tim penyusun hibah dengan Ketua Tim adalah Prof. Is Fatimah. Koordinasi dimaksudkan untuk memberikan persepsi yang sama berkaitan dengan rencana nego costing yang dilaksakan pada 15 Desember 2020.

Riyanto merasa sangat surprise dengan raihan hibah tersebut, karena pada saat mengajukan usulan terdapat beberapa kendala dan yang paling menonjol adalah berkaitan dengan ukuran file yang harus diunggah ke laman hibah tidak sesuai yang ada di pengumuman. Oleh karena itu, tim berupaya sekeras mungkin agar dokumen proposal sampai benar-benar diunggah yang pada akhir kurang dari satu jam terakhir batas pengumpulan proposal tim dapat mengunggahnya dengan memperkecil ukuran file hingga kurang dari 3 MB.

Aktivitas utama dari kegiatan hibah untuk kelima prodi adalah mempersiapkan visitasi dari ASIIN yang merupakan badan akreditasi dari Jerman untuk program studi Engineering, informatika, ilmu alam dan matematika. Berdasarkan komunikasi antara Is Fatimah selaku koordinator Akreditasi ASIIN, rencana visitasi akan dilakukan secara offline sekitar bulan Februari sampai dengan April dengan melihat perkembangan Covid-19. “Jika kelima Prodi ini dapat memperoleh akreditasi dari ASIIN, maka Fakultas MIPA akan memiliki 6 Prodi yang terakreditasi internasional”, ungkap Riyanto usai memimpin tim Fakultas MIPA saat melakukan nego costing.