Mulai semester genap tahun akademik 2019/2020 Fakultas MIPA menganjurkan kepada semua dosen yang mengajar di depan kelas terlebih dahulu membaca Al Qur’an. Kebijakan fakultas tersebut tercantum di dalam surat edaran Dekan No. 131/Dek/40/Div.UM&RT/II/2020 yang mewajibkan dosen dan mahasiswa untuk tilawah Al Qur’an atau membaca Asmaul Husna kurang lebih 5 sampai 10 menit. Sampai dengan minggu ketiga diawal perkuliahn terlihat semua dosen yang mengajar di jam pertama atau jam 07.00 semuanya telah melaksanakan surat edaran dekan. Menurut Riyanto tujuan surat edaran agar dosen dan mahasiswa di Fakultas MIPA UII selalu dekat dengan Al Qur’an. Riyanto menambahkan dengan membaca Al qur’an di awal perkualiahan Insya Allah hati menjadi lebih tenang dan proses kegiatan belajar mengajar menjadi lebih mudah.

Dekan FMIPA UII yang telah memantau beberapa kali di ruang perkuliahan merasa sangat senang karena dosen dan mahasiswa yang kuliah di jam pertama sudah mempraktikkan baca Al Qur’an atau asmaul husna secara bersama-sama.  Upaya tersebut dilakukan juga dalam rangka untuk membentuk mahasiswa dan lulusan FMIPA UII yang mencintai Al qur’an sebagai pedoman hidupnya. Kecintaan terhadap Al qur’an dapat membentuk karakter mahasiswa dan lulusan FMIPA UII yang memiliki kepribadian berakhlaqul karimah sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Riyanto mengungkapkan, meskipun yang dipelajari bukan pendidikan agama, namun jika dekat dengan Al qur’an maka dapat menginspirasi untuk pengembangan ilmu pengetahuan di bidang eksakta seperti yang di pelajari Fakultas MIPA UII.  Riyanto dengan kapasitasnya sebagai dekan berharap bahwa kebiasaan membaca Al qur’an di awal perkuliahan kedepan menjadi kultur sekaligus ciri khas yang dimiliki oleh Fakultas MIPA UII untuk dapat melahirkan saintis-saintis yang memiliki jiwa qur’ani.