Program Studi Kimia FMIPA UII berhasil memperoleh peringkat tertinggi dengan Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau BAN-PT. Peringkat tersebut tertuang di dalam Keputusan BAN-PT No. 3400/SK/BAN-PT/Akred-Itnl/S/VI/2020 yang ditandatangani oleh Prof. T. Basarudin selaku Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT. Keberhasilan Prodi Kimia memperoleh Akreditasi Unggul tidak terlepas dari pengakuan melalui perolehan akreditasi intrenasional dari Royal Society of Chemistry (RSC) yang bermarkas di London Inggris. Kimia UII merupakan prodi di perguruan tinggi swasta pertama yang memperoleh akreditasi internasional dari RSC. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa sertifikat akreditasi internasional sudah diberikan secara langsung oleh  Hilary White selaku perwakilan RSC kepada Rektor UII pada 11 Maret 2019 yang diserahkan di Ruang Auditorium FMIPA UII.

Untuk memperoleh status Akreditasi Unggul dari BAN-PT bukanlah hal yang mudah karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hal yang cukup menonjol untuk mendapatkan Akreditasi Unggul adalah luaran atau produk yang dihasilkan oleh suatu program studi seperti karya yang dipublikasikan pada jurnal internasional yang bereputasi serta paten yang dihasilkan oleh dosen maupun mahasiswanya. Di internal UII sendiri, Prodi Kimia termasuk yang paling produktif menghasilkan karya-karya tersebut. Prof. Riyanto selaku Dekan FMIPA merasa sangat bangga dengan capaian akreditasi tertinggi dari Prodi Kimia. Menurut Riyanto, perolehan akreditasi Prodi Kimia akan menjadi pemicu prodi-prodi lain yang ada di FMIPA untuk segera menyusulnya. “Salah satu jalur untuk memperoleh akreditasi unggul adalah melalui capaian akreditasi internasional”, ungkap Dekan periode 2018-2022. Riyanto menambahkan bahwa saat ini prodi-prodi yang ada di FMIPA UII sedang berjuang memperoleh akreditasi internasional. Usaha yang dilakukan FMIPA yaitu dengan mengusulkan hibah akreditasi internasional dari Kemendikbud. “Alhamdulillah FMIPA berhasil lolos memperoleh hibah akreditasi internasional yang diselengarakan di bulan Juni 2020 ini”, tutur Guru Besar bidang elektrokimia itu.

Ketua Tim pengusulan Hibah Akreditasi Internasional dari FMIPA UII adalah Prof. Is Fatimah. Dengan pengalaman Prof. Is Fatimah sebagai kaprodi Kimia saat pengajuan akreditasi dari RSC diharapkan nantinya prodi-prodi di FMIPA UII akan lebih cepat memperoleh akreditasi internasional. Empat prodi di FMIPA yang lolos untuk memperoleh hibah akreditasi internasional adalah Statistika, Farmasi, Pendidikan Kimia dan D3 Analisis Kimia. “Rencananya prodi di FMIPA yang saat ini lolos hibah akreditasi internasional akan diusulkan untuk memperoleh akreditasi dari ASIIN jerman”, tambah Prof. Riyanto saat ditemui di kantornya.