Sekali lagi prestasi ditorehkan oleh civitas akademika Program Studi Kimia FMIPA UII. Kharis Pratama, dkk. memastikan diri lolos sebagai peserta untuk mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-28 Tahun 2015 di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara. Kharis Pratama dkk. lolos pembiayaan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dan setelah melalui evaluasi oleh DIKTI melalui ketetapan SK Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Nomor: 1823/E5.3/KPM/2015 tanggal 5 Agustus 2015 tentang Penetapan Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-28 Tahun 2015 di Universitas Halu Oleo (UHO). Dalam lampiran SK tersebut Kharis, biasa dipanggil, terdapat pada urutan ke 337 dari total 440 peserta yang lolos, mewakili Universitas Islam Indonesia, dengan Judul Kegiatan: “Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Metode Elektrolisis : Modifikasi Elektroda Grafit Tersalut Kitosan Gel (Hydrogel dan Xerogel)” dalam SKIM: PKM Penelitian Eksakta.
Kharis Pratama dkk. dibimbing oleh Dosen Tetap Prodi Kimia yang dikenal sebagai dosen yang meledak-ledak semangatnya dan sangat ulet dalam mendampingi bimbingannya, beliau adalah Bapak Rudy Syah Putra, Ph.D. “Alhamdulilah. Ternyata tahun ini Moncer neng Haluoleo. Moga barokah” itulah komentarnya menanggapi kabar gembira ini.
Ketua Program Studi Kimia, Dr. Is Fatimah, yang pertama kali mem-publish di group WA, terkait raihan ini, mengucapkan selamat kepada Kharis Pratama dan kepada Bapak Rudy atas capaian ini. “Dari UII yang masuk PIMNAS hanya 2 judul. Salah satunya Kahris Pratama” itu petikan komentarnya di Group WA. Walaupun senang dan bangga, namun dalam hati terdalam Dosen yang terbilang produktif menghasilkan karya ilmiah/penelitian/publikasi ini terdapat kegalauan, berikut komentarnya: “Kenapa ya??? PKM banyak kok cuman 2 yang masuk? perlu evaluasi nich.
memang dari data kami, UII meloloskan 50 proposal PKM yang dibiayai, dan 10 proposal berasal dari Prodi Kimia, namun kok bisa hanya 2 dari 50 PKM yang lolos ke PIMNAS dan hanya 1 saja dari 10 proposal dari Prodi Kimia yang melenggang ke PIMNAS di Halu Oleo. Dari sinilah beliau ingin melakukan Evaluasi terkait pelaksanaan PKM yang dibiayai, kalo 10 yang idealnya semua lolos ke PIMNAS. “ini akan menjadi Evaluasi di internal Prodi Kimia”.