Jurusan Farmasi FMIPA UII kembali mengadakan kegiatan pertemuan orang tua atau wali mahasiswa baru angkatan 2018. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Auditorium FMIPA UII pada tanggal 14 Agustus 2018. Thorikul Huda, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara yang dilaksanakan satu hari setelah Kuliah Perdana Mahasiswa baru UII. Dalam sambutannya Thorikul Huda mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada orang tua atau wali mahasiswa baru angkatan 2018 yang telah memberikan kepercayaan kepada UII untuk bisa mendidik putra-putri mereka.
Selain itu juga Thorikul Huda menyampaikan bahwa UII merupakan perguruan tinggi nasional pertama di Indonesai yang didirikan oleh tokoh nasional diantaranya Moh. Hatta, M. Nasir, Mr. Moh. Roem, Kahar Muzakir Wahid Hasim yang mereka semua adalah tokoh BPUPKI. “UII didirikan pada tanggal 8 Juli 1945 dan saat ini memiliki 8 Fakultas”, ungkap Thorikul Huda. Menurut Thorikul Huda, capaian UII terbaru yaitu Apresiasi yang diberikan oleh Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi terkait dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilaksanakan di UII. “Terdapat 4 universitas yang mendapatkan apresiasi dari kemenristek dikti dan salah satunya UII”, tambah Thorik.
Usai pembukaan oleh Wakil Dekan dilanjutkan dengan sambutan dan penjelasan Jurusan Farmasi oleh Dr. Yandi Syukri, M.Si., Apt selaku Ketua Jurusan (Kajur) Farmasi. Yandi Syukri menyambut baik kehadiran orang tua atau wali dan berharap dapat bersinergi dengan Jurusan Farmasi FMIPA UII. Saat ini di Jurusan Farmasi UII ada dua Program Studi yaitu S1 Farmasi dan Profesi Apoteker. Keunggulan Jurusan Farmasi UII diantaranya adalah jumlah dosen yang sudah banyak bergelar doctor (S3) dan peralatan laboratorium yang sangat lengkap dibandingkan dengan prodi sejenis di kampus lain.
Layanan Micro Teaching Hospital (MTH) yang ada di Jurusan Farmasi UII saat ini merupakan satu-satunya yang ada di perguruan tinggi seluruh Indonesia. Yandi Syukri dalam penjelasan juga menyebutkan bahwa prestasi mahasiswa mahasiswa Farmasi UII sangat membanggakan diantaranya adalah prestasi di tingkat internasional. Salah satu prestasi internasional tersebut adalah diraihnya medali perak oleh Tim Farmasi UII yang ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) 2018 yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan. Setelah penjelasan dari Ketua Jurusan dilanjutkan dengan Seminar dengan Tema Parenting di Era Digital yang disampaikan oleh Risdiono, S.T., M.Eng., Ph.D yang merupakan dosen di Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri UII.

FMIPA UII bergerak cepat dengan membentuk tim dari semua unsur seperti dosen, karyawan dan mahasiswa untuk menggalang bantuan bagi korban bencana gempa di pulau Lombok. Tim bertugas mengumpulkan, mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan kepada korban. Bantuan yang dikumpulkan berupa obat-obatan, makanan, pakaian dan uang. Dua hari paska gempa, tim berhasil mengumpulkan bantuan yang dibawa kelokasi pengungsian secara langsung dan berkoordinasi dengan tim Fakultas Kedokteran UII yang berangkat terlebih dahulu.
Santunan juga diberikan kepada Kelurga dari mahasiswa Haris Bagas Wira yang merupakan mahasiswa Farmasi karena bapaknya meninggal saat gempa terjadi. Didampingi oleh Yulianto yang akrab dipanggil Lek Sukir langsung menyerahkan santunan ke keluarga Haris di daerah Lombok Timur.
Ketua dan Sekretaris Jurusan telah dilantik oleh Rektor UII pada tanggal 8 Agustus 2018. Jurusan saat ini membawahi beberapa prodi sebagaimana kimia dibawahnya terdapat tiga Prodi yaitu S1 Kimia, S1 Pendidikan Kimia dan DIII Analisis Kimia, adapun Jurusan Farmasi ada dua prodi yaitu S1 Farmasi dan Profesi Apoteker. Sehari setelah pelantikan Ketua dan Sekretaris Jurusan dilaksanakan pemilihan Kaprodi dan Sekprodi di seluruh di lingkungan FMIPA UII.
Ketua Jurusan yang telah dilantik memimpin pemilihan Ketua dan Sekretaris Prodi yang ada di bawahnya. Sedangkan Prodi Statistika dipimpin langsung oleh Prof. Riyanto selaku Dekan FMIPA UII, hal tersebut dilakukan karena di Statistika hanya ada satu prodi. Pemilihan Ketua dan Sekretaris Prodi dilaksanakan di Ruang Auditorium FMIPA dengan urutan waktu pemilihan adalah Prodi Farmasi, Kimia dan Statistika. Seluruh hasil pemilihan Kaprodi dan Sekprodi di FMIPA UII dilangsung dengan musyawarah mufakat dari seluruh dosen di jurusan masing-masing. Daftar ketua dan Sekretaris Prodi yang terpilih melalui musyawarah mufakat adalah:






Kualitas mutu pendidikan harus selalu dijaga untuk dapat menghasilkan lulusan yang kompetitif. Pengakuan mutu pendidikan tinggi dapat dilakukan melalui kegiatan akreditasi yang oleh badan akreditasi seperti Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Program Studi (Prodi) Farmasi FMIPA UII yang telah diakreditasi oleh dan untuk memantau upaya peningkatan paska akreditasi, maka pada hari Senin 8 Agustus 2018 LAM-PTKes melakukan kegiatan surveilen untuk yang pertama kalinya. Surveilen yang dilaksanakan di Ruang Sidang 1 FMIPA UII tersebut dibuka oleh Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D selaku Rektor Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam sambutannya Fathul Wahid menyampaikan bahwa kedepaan Farmasi akan terus dikembangkan sebagai salah satu prodi unggulan di UII. “Farmasi merupakan prodi yang sangat prospektif dengan indikasi animo masyarakat yang sangat
Asesor LAM-PTKes yang hadir di Prodi Farmasi pada saat surveilen adalah Prof. Dr. Berna Elya, M.Si., Apt. yang juga merupakan dosen di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI). Berna Ilya menyampaikan bahwa tujuan dari surveilen adalah untuk melakukan monitoring program yang telah diakreditasi, apakah terdapat penurunan atau peningkangkatan paska akreditasi tahun 2015. “Untuk menjaga jaminan mutu pendidikan perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus”, ungkap Berna Elya pada sambutannya. Berna Elya menambhakan beberapa hal yang akan dimonitoring diantaranya adalah jumlah mahasiswa maupun dosen di Prodi Farmasi UII setelah akreditasi tahun 2015. Turut hadir pada acara surveilen akredtasi Farmasi adalah jajaran Dekanat di FMIPA UII, Kepada Badan Perencana, Kepala Badan Penjaminan Mutu serta dewan dosen di Prodi Farmasi UII.



Kepemimpinan di lingkungan Universitas Islam Indonesia periode 2014 – 2018 termasuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam telah berakhir berganti dengan kepemimpinan periode 4 tahun mendatang. Terpilih melalui rapat senat Dekan FMIPA UII periode 2018 – 2022 adalah Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. serta Wakil Dekan Bidang Sumberdaya dan Bidang Keagamaan, Mahasiswa, & Alumni masing-masing adalah Dr.techn. Rohmatul Fajriyah, S.Si., M.Si. dan Thorikul Huda, S.Si., M.Sc. Dekan dan Wakil Dekan yang baru FMIPA dilantik oleh Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Rektor UII periode 2018 – 2022 di Gedung Auditorium Kahar Muzakir pada hari Senin 2 Juli 2018. Usai pelantikan dilaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) oleh Dekan dan Wakil Dekan Periode 2014-2018 kepada Dekan dan Wakil Dekan yang baru.
Prof. Riyanto selaku dekan baru di FMIPA UII juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada dekan dan wakil sebelumnya atas kinerja selama ini dan kepemimpinan yang baru akan berupaya untuk bekerja semaksimal mungkin demi kemajuan FMIPA UII dimasa yang akan datang. Riyanto juga menjelaskan bahwa dekanat yang baru akan berkomitmen untuk melaksanakan program-program yang telah dirancang pada tahun 2018. Sertijab yang dilaksanakan di di ruang sidang FMIPA UII lantai 1 tersebut diakhir dengan foto bersama antara pengurus dekanat periode 2014 – 2018 dengan dekan dan wakil dekan periode 2018 – 2022
