Selasa, 9 Februari 2021 International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) atau Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan mengundang para ilmuwan dan mahasiswa di seluruh dunia untuk bergabung dalam 3rd Global Women’s Breakfast (#GWB2021). Semua jenis organisasi, misalnya, universitas, perusahaan, perkumpulan kimia nasional, laboratorium pemerintah, dan organisasi ilmiah lainnya, serta kelompok ahli kimia individu, diundang untuk berpartisipasi baik secara virtual atau secara langsung (sesuai pedoman keselamatan COVID-19 setempat).
Sejak tahun 2019 hingga saat ini, Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII ditunjuk IUPAC sebagai salah satu titik penyelenggaraan Global Women’s Breakfast yang dilakukan secara serentak di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Global Women’s Breakfast 2021 di Fakultas MIPA UII diawali dengan agenda sarapan dengan Panti asuhan Putri Muhammadiyah Pakem Yogyakarta. Lalu dilanjutkan dengan seminar yang dilaksanakan secara daring menggunakan media zoom meeting dan live youtube. Dari tema Global “Empowering Diversity in Science” UII mengambil topik terkait “Kontribusi Kimia Bahan Alam pada Kesehatan dan Pangan Fungsional” dengan narasumber Ibu Sri Fatmawati, S.Si.,M.Sc.,Ph.D. Beliau merupakan Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Presiden Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD) Indonesia.
Acara dibuka dengan sambutan Prof. Dr. Is Fatimah, M.Si. selaku Ketua Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII. Beliau mengatakan, kegiatan ini terdiri dari sarapan dan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi ilmiah. Sarapan pertama dimulai di Selandia Baru yang berakhir di Hawaii. Sedangkan di Jurusan Kimia Fakultas MIPA UII diselenggarakan pukul 08.00 WIB. Dikatakan, saat ini peran ilmuwan perempuan sangat diperlukan dalam perkembangan sains dan teknologi.
Sementara Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T.,M.Sc.,Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan, saat ini perempuan mewakili hampir separuh penduduk bumi. Meskipun demikian, berbagai sumber menunjukkan bahwa perempuan tidak mempunyai akses yang serupa dengan mitranya, laki-laki. Perempuan dianggap terpinggirkan di banyak konteks, termasuk politik, ekonomi, dan sains. Sebagai contoh, data dari Institute for Statistics UNESCO pada 2019, rata-rata proporsi perempuan periset di seluruh dunia hanya 29,3%. Tentu, terdapat perbedaan antar kawasan, negara, dan disiplin. Sehingga agenda tahun ini dilaksanakan untuk mendukung wanita tetap berkontribusi dalam segala bidang keilmuan terkhusus sains dan teknologi.
Materi yang disampaikan oleh Ibu Sri Fatmawati, S.Si.,M.Sc.,Ph.D. terkait pentingnya kimia bahan alam dalam kehidupan, contoh sumber bahan alam, serta pemanfaatannya dalam bidang kesehatan dan pangan fungsional disambut antusias oleh peserta. Di akhir penyampaian ditutup dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber.
“Pemanfaatan bahan alam jika dilakukan dengan optimal dan sesuai dengan takaran atau kebutuhan maka akan memberikan manfaat yang luar biasa dan tidak akan membahayakan kesehatan.” kata Sri Fatmawati, Ph.D.


Karier dan Alumni mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Tracer Study dan Survei Kepuasan Pengguna. Rapat tersebut diadakan secara daring melalui media zoom meeting dan dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, beberapa perwakilan dari Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA UII), serta pimpinan dari Fakultas MIPA UII.
Fakultas MIPA merupakan fakultas yang seringkali banyak menyumbangkan raihan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di UII untuk setiap tahunnya. Tercatat di tahun 2020 sebanyak 29 usulan proposal PKM yang memperoleh pendanaan dari Kemendikbud dan ada 6 tim yang lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasioanl (PIMNAS) yang diselenggarakan di UGM secara daring. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan untuk Fakultas MIPA karena pada tahun 2019 tidak ada satu tim yang lolos PIMNAS. Prestasi yang diraih oleh mahasiswa Fakultas MIPA terdapat 2 tim yang meraih juara favorit.
Yandi Syukri adalah guru besar pertama di Jurusan Farmasi Fakultas MIPA UII. Pria yang lahir di Payakumbuh Sumatera Barat tersebut meraih professor untuk bidang Farmasetika pada usia yang ke empat puluh enam. Sebagai bentuk penghormatan kepada para guru besar baru di lingkungan UII, maka pada Kamis (3/12/20) Yandi Syukri memperoleh apresiasi dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII. Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Suwarsono Muhammad selaku Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII. Profesor adalah jabatan akademik tertinggi dari seorang dosen, dan siapa saja yang menjadi dosen sudah sepatutnya untuk bercita-cita atau berangan-angan untuk meraihnya.
Kondisi pandemic covid-19 yang sudah berlangsung hampir sepuluh bulan telah berdampak secara ekonomi pada pelaku usaha konvensional. Namun demikian di masa seperti ini sebenarnya ada peluang yang sangat besar bagi mereka yang mampu menangkapnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Oleh karena itu Fakultas MIPA UII pada harus Sabtu (2/12/20) mengadakan kegiatan Workshop Digital Entrepreneur yang dilakukan secara daring. Acara yang menghadirkan pelaku usaha bisnis digital tersebut dibuka oleh Thorkul Huda selaku Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni Fakultas MIPA.
Narasumber pertama kegiatan workshop adalah Dimas Bayu Aji Pamungkas yang merupakan Cofounder & CMO Waktukita.com, sedangkan untuk pembicara kedua adalah Syihabuddin Zankie, S.T yang juga Manajer Pengembangan Inovasi IBISMA UII. Adapun sebagai moderator adalah Ardjun Wibowo, S.Stat yang saat ini sebagai Founder & CEO ELCI Digital Indonesia yang juga alumni dari Prodi Statistika Fakultas MIPA UII. Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 mendapat respon yang sangat positif dari peserta dengan banyaknya komentar dan pertanyaan untuk para narasumber.
Jum’at (4/12/20) Fakultas MIPA UII menyelenggarakan Sosialisasi Jabatan Akademik bagi dosen. Tercatat lebih dari 80 peserta yang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan secara daring. Acara yang tepat dimulai pada pukul 08.00 tersebut dibuka secara langsung oleh Prof. Riyanto selaku Dekan FMIPA. Dalam sambutannya Riyanto menyampaikan masih ada dosen yang memiliki jabatan asisten ahli dan beberapa belum memiliki jabatan fungsional. Dosen-dosen tersebut kebanyakan adalah dosen muda yang belum lama bergabung dengan Fakultas MIPA. “Ada 27 dosen yang harus naik jabatan akademiknya” ungkap Riyanto. Riyanto berharap untuk dosen yang sudah saatnya untuk naik jabatan akademik harus segera mengajukan dan minta bantuan dari Divisi Administrasi Umum untuk membantu dalam penyusunan PAK. Keberadaan jabatan akademik dosen akan sangat membantu institusi, misalkan dalam hal pencapaian akreditasi.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi adalah Prof. Hadri Kusuma yang merupakan Ketua Tim Penilai angka kredit dosen di LLDIKTI V yang juga saat ini sebagai salah satu dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UII. Narasumber lain pada sosialisasi PAK adalah Dr. Sri Kusuma Dewi yang telah mengembangkan pengukuran penilaian angka kredit dosen dengan aplikasi excel. Prof. Hadri menyampaikan kepada peserta sosialisasi akan ada kemungkinan perubahan persentase pada komponen PAK. Kebutuhan pendiidikan dan penelitian kemungkinan akan ada penyamaan persentase untuk setiap jabatan akademik yaitu masing-masing sebesar 40% dan 30%. Menurut Prof. Hadri adanya perubahan tersebut akan sangat menguntungkan untuk yang akan naik jabatan akademik ke Lektor Kepala. Diakhir pemaparannya Prof Hadri menyampaikan jika seseorang sudah memilih profesi sebagai dosen maka harus diuapayakan untuk mencapai pendidikan dan jabatan akademik tertinggi (red. doctor dan guru besar)
Pada sesi kedua dilanjutkan oleh Dr. Sri Kusuma Dewi yang memberikan materi terkait dengan instrumen pengukuran PAK berbasis excel. Menurut Bu Cici panggilan akrab Dr. Sri Kusuma Dewi, instrument yang dikembangkan tersebut adalah permintaan Direktur Sumber Daya Manusia UII. Instrumen PAK yang sudah ada tersebut diharapkan dapat membantu dosen pada saat mengajukan jabatan akademik.
Proses visitasi lapangan prodi statistika di laksanakan pada tanggal 6 – 7 Juli 2020 dan dilakukan secara daring (dalam jaringan/online) dengan asesor Ban-PT adalah . Kegiatan asesmen dimulai dari konfirmasi Borang 3B atau borang fakultas yang dipimpin langsung oleh Dekan FMIPA UII. Usia dengan fakultas diteruskan dengan Prodi dan dosen di Statistika dan dilanjutkan dengan mahasiswa, alumni, pengguna dan orang tua mahasiswa. Terungkap dari salah satu orang tua yang merasa sangat bangga karena anaknya dapat kuliah di Statistika UII. Salah satu kebanggaan orang tua atau wali yaitu ketika melihat anaknya yang saat ini sedang melaksanakan kuliah daring di rumah melihat secara langsung proses pembelajaran dan bahkan di setiap perkuliahan diadakan pembacaan Al qur’an secara bersama-sama.